Contoh Soal TPA Bappenas 2026: Verbal, Kuantitatif & Penalaran + Pembahasan
Sedang mencari contoh soal TPA Bappenas 2026 untuk persiapan tes? Salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan diri adalah mengenali pola soal, mengukur kecepatan pengerjaan, kemudian mengevaluasi bagian yang masih sering salah.
TPA tidak hanya menuntut kemampuan berhitung. Peserta juga perlu memahami hubungan kata, menemukan pola, menganalisis informasi, dan menarik kesimpulan secara logis dalam waktu terbatas.
Pada artikel ini, kamu dapat mempelajari contoh soal TPA Bappenas lengkap dengan jawaban dan pembahasan, mulai dari latihan verbal, kuantitatif, hingga penalaran.
Catatan: soal dalam artikel ini merupakan soal latihan orisinal untuk persiapan TPA, bukan soal resmi atau bocoran soal TPA Bappenas.
Sudah siap mengukur kemampuanmu?
TPA Bappenas Masih Diselenggarakan pada 2026
Pada September 2026, halaman jadwal penyelenggara TPA Bappenas masih menampilkan sejumlah pelaksanaan TPA baik secara langsung di beberapa lokasi maupun secara online. Karena jadwal, lokasi, ketentuan, serta teknis pelaksanaan dapat berubah, peserta sebaiknya selalu memeriksa informasi penyelenggara sebelum mendaftar.
Untuk persiapan, latihan dapat difokuskan pada kemampuan seperti:
verbal;
kuantitatif atau numerik;
logika;
penalaran analitis;
kemampuan menemukan pola.
Mari mulai dari contoh soalnya.
Contoh Soal TPA Bappenas Verbal
Soal 1 — Sinonim
Kata yang memiliki makna paling dekat dengan KONVENSIONAL adalah ....
A. modern
B. tradisional
C. sementara
D. inovatif
E. eksperimental
Jawaban: B. tradisional
Pembahasan
Konvensional berarti mengikuti kebiasaan atau cara yang sudah umum digunakan.
Kata yang paling dekat maknanya adalah tradisional.
Soal 2 — Sinonim
ESENSIAL memiliki makna paling dekat dengan ....
A. tambahan
B. mendasar
C. berlebihan
D. sementara
E. alternatif
Jawaban: B. mendasar
Pembahasan
Esensial berarti sangat penting atau berkaitan dengan inti suatu hal.
Karena itu, pilihan yang paling dekat adalah mendasar.
Soal 3 — Antonim
Lawan kata EKSPANSIF adalah ....
A. luas
B. berkembang
C. terbatas
D. terbuka
E. agresif
Jawaban: C. terbatas
Pembahasan
Ekspansif mengarah pada kecenderungan meluas atau berkembang.
Lawan makna yang paling tepat di antara pilihan adalah terbatas.
Soal 4 — Analogi
Mikroskop : Benda Kecil = Teleskop : ....
A. cahaya
B. bintang
C. benda jauh
D. lensa
E. langit
Jawaban: C. benda jauh
Pembahasan
Hubungan pasangan pertama adalah:
alat : objek yang dibantu untuk diamati
Mikroskop membantu mengamati benda berukuran sangat kecil.
Teleskop membantu mengamati benda yang jauh.
Soal 5 — Analogi
Fondasi : Bangunan = Akar : ....
A. tanah
B. daun
C. tumbuhan
D. air
E. batang
Jawaban: C. tumbuhan
Pembahasan
Fondasi menjadi bagian dasar yang menopang bangunan.
Akar menjadi bagian dasar yang menopang tumbuhan.
Hubungannya adalah:
bagian dasar/penopang : keseluruhan
Contoh Soal TPA Bappenas Kuantitatif
Soal 6 — Deret Angka
Perhatikan pola berikut.
4, 9, 19, 39, 79, ....
A. 119
B. 139
C. 149
D. 159
E. 169
Jawaban: D. 159
Pembahasan
Pola yang digunakan adalah:
4 × 2 + 1 = 9
9 × 2 + 1 = 19
19 × 2 + 1 = 39
39 × 2 + 1 = 79
Berikutnya:
79 × 2 + 1 = 159
Soal 7 — Deret Bertingkat
3, 8, 15, 24, 35, ....
A. 44
B. 46
C. 48
D. 50
E. 52
Jawaban: C. 48
Pembahasan
Perhatikan selisihnya:
8 − 3 = 5
15 − 8 = 7
24 − 15 = 9
35 − 24 = 11
Selisih membentuk pola:
5, 7, 9, 11, ...
Selanjutnya adalah 13.
35 + 13 = 48
Soal 8 — Persentase
Sebuah produk memiliki harga Rp640.000 dan mendapat diskon 15%.
Harga setelah diskon adalah ....
A. Rp524.000
B. Rp534.000
C. Rp544.000
D. Rp554.000
E. Rp564.000
Jawaban: C. Rp544.000
Pembahasan
Nilai diskon:
15% × Rp640.000
= Rp96.000
Harga setelah diskon:
Rp640.000 − Rp96.000
= Rp544.000
Soal 9 — Perbandingan
Perbandingan jumlah karyawan bagian A dan bagian B adalah 4 : 7.
Jika jumlah seluruh karyawan kedua bagian tersebut adalah 99 orang, jumlah karyawan bagian B adalah ....
A. 36
B. 49
C. 54
D. 63
E. 77
Jawaban: D. 63
Pembahasan
Jumlah bagian:
4 + 7 = 11
Nilai satu bagian:
99 ÷ 11 = 9
Bagian B:
7 × 9 = 63
Soal 10 — Pekerjaan
Enam orang dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan dalam 20 hari.
Jika produktivitas setiap orang sama, pekerjaan tersebut dapat diselesaikan oleh 8 orang dalam ....
A. 10 hari
B. 12 hari
C. 15 hari
D. 16 hari
E. 18 hari
Jawaban: C. 15 hari
Pembahasan
Jumlah pekerja dan waktu merupakan perbandingan berbalik nilai.
6 × 20 = 8 × x
120 = 8x
x = 15 hari
Contoh Soal TPA Bappenas Penalaran
Soal 11 — Silogisme
Semua peneliti membaca jurnal.
Sebagian dosen adalah peneliti.
Kesimpulan yang pasti benar adalah ....
A. semua dosen membaca jurnal
B. sebagian dosen membaca jurnal
C. semua pembaca jurnal adalah dosen
D. sebagian peneliti bukan dosen
E. tidak ada dosen yang membaca jurnal
Jawaban: B. sebagian dosen membaca jurnal
Pembahasan
Diketahui:
Semua peneliti → membaca jurnal.
Sebagian dosen → peneliti.
Karena sebagian dosen tersebut merupakan peneliti, mereka juga membaca jurnal.
Jadi:
sebagian dosen membaca jurnal.
Soal 12 — Logika
Jika Andi belajar, maka Andi lulus ujian.
Diketahui Andi tidak lulus ujian.
Kesimpulan yang tepat adalah ....
A. Andi belajar
B. Andi tidak belajar
C. Andi pasti sakit
D. Andi tidak mengikuti ujian
E. tidak ada kesimpulan
Jawaban: B. Andi tidak belajar
Pembahasan
Bentuk pernyataannya:
Jika P → Q.
Diketahui:
¬Q.
Maka:
¬P.
Pola tersebut disebut modus tollens.
Soal 13 — Penalaran Urutan
Raka lebih cepat daripada Bima.
Bima lebih cepat daripada Andi.
Doni lebih cepat daripada Raka.
Siapakah yang paling cepat?
A. Andi
B. Bima
C. Doni
D. Raka
E. tidak dapat ditentukan
Jawaban: C. Doni
Pembahasan
Urutannya adalah:
Doni > Raka > Bima > Andi
Jadi orang yang paling cepat adalah Doni.
Soal 14 — Penalaran Analitis
Lima peserta—A, B, C, D, dan E—duduk dalam satu baris.
Diketahui:
A berada di sebelah kiri B.
C berada di sebelah kanan B.
D berada di sebelah kiri A.
Urutan yang pasti benar untuk keempat peserta tersebut adalah ....
A. A – D – B – C
B. D – A – B – C
C. D – B – A – C
D. A – B – D – C
E. B – A – D – C
Jawaban: B. D – A – B – C
Pembahasan
D berada di kiri A.
A berada di kiri B.
C berada di kanan B.
Sehingga hubungan urutannya adalah:
D – A – B – C
Posisi E tidak memengaruhi hubungan keempat peserta tersebut.
Soal 15 — Pernyataan Logis
Semua buku pada rak X adalah buku referensi.
Tidak ada buku referensi yang boleh dibawa pulang.
Kesimpulan yang tepat adalah ....
A. sebagian buku rak X boleh dibawa pulang
B. semua buku referensi terdapat di rak X
C. buku pada rak X tidak boleh dibawa pulang
D. tidak ada buku referensi di rak X
E. hanya buku rak X yang tidak boleh dibawa pulang
Jawaban: C. buku pada rak X tidak boleh dibawa pulang
Pembahasan
Diketahui:
Semua buku rak X → buku referensi.
Semua buku referensi → tidak boleh dibawa pulang.
Maka:
Semua buku rak X → tidak boleh dibawa pulang.
Tes Kemampuan Awalmu
Dari 15 soal di atas, berapa yang berhasil kamu jawab dengan benar?
Jawaban BenarGambaran Awal13–15Konsep dasar sudah cukup kuat10–12Cukup baik, tetapi masih ada materi yang perlu diperkuat7–9Perlu latihan lebih konsisten0–6Sebaiknya kembali mempelajari konsep dasar
Hasil ini bukan skor resmi TPA Bappenas. Gunakan hanya sebagai evaluasi latihan dari soal dalam artikel ini.
Materi TPA Bappenas yang Perlu Dipelajari
Daripada mengerjakan soal secara acak, buat peta belajar berdasarkan kemampuan.
1. Verbal
Fokus pada:
sinonim;
antonim;
analogi;
hubungan kata;
pemahaman bacaan;
klasifikasi kata.
Kunci bagian verbal bukan sekadar menghafal sebanyak mungkin kosakata.
Kamu juga harus memahami konteks dan hubungan antarkata.
2. Kuantitatif
Fokus pada:
aritmetika;
pecahan;
persentase;
perbandingan;
deret angka;
soal cerita;
komparasi kuantitatif;
aljabar dasar.
Pada bagian ini, kecepatan mengenali metode penyelesaian sering kali sama pentingnya dengan kemampuan menghitung.
3. Penalaran
Fokus pada:
silogisme;
implikasi;
logika pernyataan;
penalaran analitis;
urutan;
pengelompokan;
hubungan kondisi;
penarikan kesimpulan.
Kesalahan paling umum adalah membuat kesimpulan berdasarkan asumsi yang sebenarnya tidak terdapat di dalam soal.
Strategi Mengerjakan TPA Lebih Cepat
Kenali Tipe Soal Terlebih Dahulu
Jangan langsung menghitung.
Tanyakan:
“Ini sebenarnya soal apa?”
Apakah:
persentase?
perbandingan?
deret?
logika?
silogisme?
analogi?
Begitu jenis soal diketahui, metode penyelesaiannya menjadi lebih jelas.
Gunakan Teknik Eliminasi
Pada soal verbal dan penalaran, terkadang kamu tidak langsung mengetahui jawaban.
Eliminasi pilihan yang jelas:
bertentangan dengan premis;
terlalu luas;
terlalu sempit;
tidak mempunyai hubungan yang setara.
Dengan demikian, jumlah kandidat jawaban semakin sedikit.
Jangan Menghabiskan Waktu pada Satu Soal
Kesalahan yang sering terjadi adalah berusaha terlalu keras menyelesaikan satu soal sulit.
Padahal dalam tes bertimer, beberapa soal lain mungkin dapat diselesaikan jauh lebih cepat.
Jika satu soal terlalu menghabiskan waktu:
lewati → kerjakan soal lain → kembali jika masih ada waktu.
Cara Belajar TPA Bappenas dalam 7 Hari
Jika waktu persiapanmu terbatas, gunakan jadwal berikut.
Hari 1 — Diagnostic Test
Kerjakan latihan campuran untuk mengetahui kemampuan awal.
Hari 2 — Verbal
Latihan sinonim, antonim, analogi, dan hubungan kata.
Hari 3 — Kuantitatif Dasar
Latihan persentase, pecahan, perbandingan, dan aritmetika.
Hari 4 — Deret & Kuantitatif Lanjutan
Fokus pada pola bilangan dan soal cerita.
Hari 5 — Penalaran
Latihan silogisme, implikasi, dan analitis.
Hari 6 — Latihan Bertimer
Campurkan seluruh materi dan gunakan batas waktu.
Hari 7 — Tryout
Kerjakan simulasi penuh dan evaluasi hasil.
Jangan Hanya Menghafal Jawaban
Tujuan mengerjakan contoh soal TPA Bappenas bukan mengingat jawaban.
Yang harus kamu pelajari adalah:
Mengapa jawabannya benar?
dan:
Mengapa pilihan lainnya salah?
Misalnya, ketika mengerjakan deret angka, jangan hanya mengetahui bahwa jawabannya 159.
Kamu harus memahami bahwa pola yang digunakan adalah:
×2 + 1
Dengan begitu, ketika angka pada soal berubah, kamu tetap dapat menemukan jawabannya.
Dari Latihan Soal ke Simulasi TPA
Mengerjakan contoh soal satu per satu cocok untuk mempelajari konsep.
Namun setelah memahami dasarnya, kamu perlu meningkatkan level latihan.
Gunakan tahapan:
Belajar konsep
↓
Kerjakan contoh soal
↓
Baca pembahasan
↓
Latihan per materi
↓
Kerjakan dengan timer
↓
Tryout lengkap
↓
Evaluasi kesalahan
↓
Ulangi materi terlemah
Dengan pola seperti ini, latihan menjadi lebih terukur dibanding hanya mengerjakan ratusan soal tanpa melakukan evaluasi.
Coba Tryout TPA Online Gratis
Setelah menyelesaikan contoh soal di artikel ini, jangan berhenti di teori.
Di kelasujiantryout.com, kamu dapat melanjutkan latihan menggunakan sistem quiz dan tryout sehingga dapat membiasakan diri mengerjakan soal secara lebih terstruktur.
Kamu dapat menggunakan latihan untuk menguji kemampuan pada berbagai materi TPA dan kemudian mengevaluasi bagian yang masih perlu diperbaiki.
FAQ TPA Bappenas 2026
Apa itu TPA Bappenas?
TPA Bappenas merupakan Tes Potensi Akademik yang diselenggarakan melalui penyelenggara terkait Bappenas. Pada 2026, jadwal resminya masih mencantumkan pelaksanaan secara online maupun pada sejumlah lokasi. Jadwal dan ketentuan dapat berubah sehingga peserta perlu memeriksa informasi penyelenggara terbaru.
Apa saja yang harus dipelajari untuk persiapan TPA?
Untuk latihan, kamu dapat mempersiapkan kemampuan verbal, kuantitatif, logika, dan penalaran. Komposisi maupun format tes dapat berbeda sehingga latihan sebaiknya tidak bergantung pada satu jenis soal saja.
Apakah contoh soal di artikel ini merupakan soal resmi TPA Bappenas?
Tidak. Seluruh contoh dalam artikel ini dibuat sebagai latihan persiapan dan bukan bocoran atau soal resmi TPA Bappenas.
Apakah TPA Bappenas dapat dilakukan secara online?
Ya. Pada jadwal penyelenggaraan 2026 terdapat pelaksanaan yang dicantumkan sebagai TPA BAPPENAS ONLINE, di samping penyelenggaraan pada lokasi tertentu.
Bagaimana cara meningkatkan kemampuan TPA?
Gunakan kombinasi belajar konsep, latihan per materi, latihan bertimer, dan tryout. Setelah itu, analisis jenis kesalahan yang paling sering dilakukan dan prioritaskan materi tersebut pada sesi belajar berikutnya.
Persiapkan TPA Bappenas 2026 dari Sekarang
Kemampuan TPA tidak berkembang hanya dengan membaca teori.
Kamu perlu membangun kemampuan untuk:
mengenali pola dengan cepat;
memahami informasi secara tepat;
menghitung dengan efisien;
menarik kesimpulan tanpa asumsi;
dan mempertahankan ketelitian dalam batas waktu.
Mulailah dari latihan sederhana, tingkatkan tingkat kesulitannya, kemudian ukur kemampuan melalui tryout.
Jangan sekadar mengerjakan soal. Ukur perkembanganmu.
[TOMBOL CTA BESAR: COBA TRYOUT TPA GRATIS]
Latihan TPA lebih terarah bersama kelasujiantryout.com.
Soal TPA PDF Gratis + Pembahasan
Tes Potensi Akademik: Jenis, Contoh Soal dan Tips
Tryout Gratis TPA
Analogi TPA
Silogisme TPA
Deret Angka TPA
Implikasi TPA