Tes Bahasa Inggris Online Gratis – 100 Soal Grammar, Error Recognition, dan Reading
Ingin mengetahui seberapa kuat kemampuan bahasa Inggrismu tanpa harus langsung mengikuti tes berbayar?
Salah satu cara paling efektif adalah mengerjakan tes bahasa Inggris online gratis dalam format simulasi lengkap. Bukan hanya 10–20 soal sederhana, tetapi paket 100 soal yang menguji kemampuan Grammar & Structure, Error Recognition, serta Reading Comprehension.
Di KelasUjianTryout.com, kategori Tes Bahasa Inggris tersedia dalam format 100 soal dan menjadi salah satu kategori ujian utama selain SKD CPNS dan Tes Potensi Akademik.
Format latihan terdiri atas:
35 soal Grammar & Structure
35 soal Error Recognition
30 soal Reading Comprehension
Total:
100 Soal Bahasa Inggris
Dengan format tersebut, peserta tidak hanya diuji pada kemampuan menghafal vocabulary atau rumus grammar, tetapi juga kemampuan memahami struktur kalimat kompleks, menemukan kesalahan tersembunyi, membaca teks akademik, menarik inferensi, dan menjaga konsentrasi selama mengerjakan banyak soal.
Mulai Tes Bahasa Inggris Online Gratis
Kerjakan 100 soal Grammar, Error Recognition, dan Reading Comprehension melalui KelasUjianTryout.com.
Apa Itu Tes Bahasa Inggris Online?
Tes bahasa Inggris online merupakan latihan atau evaluasi berbasis digital yang digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang memahami penggunaan bahasa Inggris.
Kemampuan yang diuji dapat berbeda tergantung tujuan tes.
Ada tes yang berorientasi pada listening dan speaking. Ada pula tes akademik yang lebih menekankan kemampuan membaca, memahami tata bahasa, serta menganalisis struktur kalimat.
Pada format latihan KelasUjianTryout, fokus utamanya meliputi:
Grammar & Structure → Error Recognition → Reading Comprehension
Ketiga kemampuan tersebut saling berkaitan.
Grammar membantu memahami bagaimana sebuah kalimat dibangun.
Error Recognition menguji apakah peserta mampu menemukan struktur atau penggunaan bahasa yang tidak tepat.
Reading Comprehension menguji apakah pemahaman grammar, vocabulary, dan logika bahasa tersebut dapat digunakan untuk memahami sebuah teks.
Karena itu, memperoleh skor tinggi membutuhkan lebih dari sekadar menghafal kosakata.
Format Tes Bahasa Inggris 100 Soal
Berikut komposisi tes:
BagianJumlah SoalFokusGrammar & Structure35Tata bahasa dan struktur kalimatError Recognition35Menemukan kesalahan penggunaan bahasaReading Comprehension30Memahami dan menganalisis bacaanTotal100Tes Bahasa Inggris Lengkap
Format panjang seperti ini memiliki fungsi berbeda dari quiz singkat.
Quiz pendek berguna untuk latihan harian.
Sementara tes 100 soal lebih tepat digunakan untuk menguji:
konsistensi;
ketelitian;
konsentrasi;
manajemen waktu;
kemampuan berpindah antarjenis soal;
stamina membaca;
kestabilan performa.
KelasUjianTryout sendiri menampilkan kategori Tes Bahasa Inggris (TBI) 100 soal pada halaman utamanya.
Bagian 1 — 35 Soal Grammar & Structure
Grammar dan Structure merupakan fondasi penting dalam tes bahasa Inggris akademik.
Peserta tidak hanya dituntut mengetahui arti kata, tetapi juga harus memahami hubungan antara:
subject → verb → complement → modifier → clause → connector
Materi yang dapat diujikan antara lain:
Subject–Verb Agreement
Tenses
Passive Voice
Gerund dan Infinitive
Conditional Sentences
Relative Clauses
Reduced Clauses
Parallel Structure
Comparison
Pronouns
Articles
Prepositions
Word Forms
Conjunctions
Causative
Subjunctive
Inversion
Correlative Conjunction
Sequence of Tenses
Complex Sentence Structure
Semakin tinggi level soal, semakin kecil kemungkinan peserta dapat menjawab hanya berdasarkan kalimat yang “terdengar benar”.
Subject–Verb Agreement
Kesalahan paling dasar biasanya terjadi ketika peserta menentukan subjek utama.
Perhatikan:
The quality of these products is improving.
Bukan:
The quality of these products are improving.
Mengapa?
Subjek utamanya adalah:
the quality
bukan:
these products
Namun pada level advance, pola ini dapat dibuat jauh lebih kompleks.
Contoh Extremely Advanced
Neither the extensive revisions proposed by the committee nor the supplementary evidence presented by the researchers _____ sufficient to justify a complete reversal of the policy.
A. appear
B. appearing
C. appears
D. have appeared
E. are appearing
Jawaban: C. appears
Pada konstruksi neither...nor, agreement mengikuti subjek yang paling dekat dengan verb.
Subjek terdekat adalah:
the supplementary evidence
Evidence merupakan uncountable noun dan diperlakukan sebagai singular.
Inversion
Inversion menjadi salah satu materi yang dapat membedakan soal dasar dan soal advance.
Perhatikan:
Rarely have researchers encountered such contradictory findings.
Ketika expression seperti rarely, never, seldom, hardly, scarcely, atau konstruksi tertentu ditempatkan di awal kalimat, posisi auxiliary dan subject dapat berubah.
Contoh Extremely Advanced
Rarely _____ a policy reform generated such widespread support while simultaneously provoking intense resistance from the institutions expected to implement it.
A. has
B. has there been
C. there has been
D. had there been
E. was there
Jawaban: B. has there been
Struktur yang diperlukan:
Rarely + auxiliary + subject + past participle
Sehingga:
Rarely has there been...
Conditional Inversion
Conditional sentence tidak selalu menggunakan kata if.
Bandingkan:
If the committee had considered the consequences...
dengan:
Had the committee considered the consequences...
Contoh Extremely Advanced
Had the committee _____ the long-term fiscal implications more carefully, it might not have approved the proposal in its original form.
A. considered
B. considering
C. have considered
D. had considered
E. been considered
Jawaban: A. considered
Bentuk:
Had + subject + V3
merupakan inversion dari:
If + subject + had + V3
Subjunctive
Subjunctive sering muncul setelah kata-kata seperti:
recommend;
suggest;
insist;
demand;
require;
propose;
essential;
necessary.
Contoh Extremely Advanced
The researchers recommended that each participant _____ independently before the results were compared.
A. responds
B. responded
C. respond
D. has responded
E. would respond
Jawaban: C. respond
Setelah recommend that, formal English menggunakan:
subject + base verb
bukan responds atau responded.
Embedded Clause
Peserta sering melakukan inversion secara keliru ketika menemukan question word di tengah kalimat.
Contoh
The extent to which technological innovation contributes to productivity growth depends not only on the availability of new tools but also on how effectively _____ into existing organizational processes.
A. they are integrated
B. are they integrated
C. they integrate
D. integrated they are
E. do they integrate
Jawaban: A. they are integrated
Bagian:
how effectively they are integrated
merupakan embedded clause.
Urutan katanya tetap deklaratif:
subject + verb
bukan:
verb + subject
Parallel Structure
Parallelism menuntut unsur-unsur yang memiliki fungsi sama menggunakan struktur gramatikal yang konsisten.
Contoh:
The program aims to reduce costs, improve productivity, and increase service quality.
Bukan:
to reduce costs, improving productivity, and increase service quality.
Materi ini terlihat sederhana, tetapi dapat dibuat sangat tricky ketika struktur kalimat panjang.
Bagian 2 — 35 Soal Error Recognition
Pada Error Recognition, peserta tidak memilih kata untuk melengkapi kalimat.
Tugasnya adalah menemukan bagian yang salah.
Itulah yang membuat jenis soal ini sering lebih sulit.
Kalimat dapat terlihat hampir sempurna, tetapi hanya satu bagian kecil yang melanggar aturan grammar.
Kesalahan dapat muncul pada:
Subject–Verb Agreement
Tenses
Pronouns
Articles
Determiners
Singular/Plural Nouns
Prepositions
Gerunds
Infinitives
Adjectives
Adverbs
Comparisons
Parallel Structure
Relative Clauses
Conjunctions
Word Forms
Idiomatic Expressions
KelasUjianTryout juga menempatkan Grammar, Structure, Error Recognition, dan Reading Comprehension sebagai materi utama latihan Bahasa Inggrisnya.
Contoh Error Recognition Extremely Advanced
Soal 1
Neither the revised projections nor the supplementary data provides sufficient evidence to justify the assumption that consumer demand will remain stable throughout the fiscal year.
Bagian yang salah:
provides
Perbaikannya:
provide
Mengapa?
Dalam konstruksi neither...nor, verb menyesuaikan dengan subjek terdekat.
Subjek terdekat adalah:
supplementary data
sehingga digunakan provide.
Soal 2
Each of the policy alternatives was evaluated not only in terms of its immediate fiscal impact but also whether it could generate sustainable economic benefits over the long term.
Bagian yang salah:
but also whether
Seharusnya:
but also in terms of whether
Alasannya adalah parallelism.
Jika bagian pertama berbentuk:
not only in terms of...
maka bagian kedua harus mempertahankan pola:
but also in terms of...
Soal 3
Despite having been revised several times, the regulation still contains provisions that are sufficiently ambiguous to allow them being interpreted in substantially different ways.
Bagian yang salah:
being interpreted
Perbaikan:
to be interpreted
Pola yang benar:
allow + object + to-infinitive
sehingga:
allow them to be interpreted
Soal 4
The committee was concerned that the proposed mechanism, rather than reducing administrative complexity, might actually make the existing system even more difficult for agencies to comply.
Bagian yang salah:
to comply
Seharusnya:
to comply with
Verb comply membutuhkan preposition with.
Soal seperti ini sulit karena hampir seluruh kalimat terlihat benar.
Strategi Mengerjakan Error Recognition
Jangan membaca kalimat hanya berdasarkan feeling.
Gunakan urutan pemeriksaan.
1. Cari Subject dan Verb
Ini pemeriksaan pertama.
Tanyakan:
apa subjek utama?
singular atau plural?
apakah verb sesuai?
2. Cari Time Signal
Periksa kata seperti:
yesterday;
since;
for;
already;
recently;
by the time;
last year;
before;
after.
Time signal sering menentukan tense.
3. Periksa Word Form
Perhatikan apakah dibutuhkan:
noun;
verb;
adjective;
adverb.
Contoh:
The analyst explained the findings clear.
Salah.
Seharusnya:
clearly
karena kata tersebut menerangkan verb explained.
4. Periksa Parallelism
Jika terdapat:
and, or, both...and, either...or, neither...nor, not only...but also
periksa apakah kedua sisinya memiliki struktur yang paralel.
5. Periksa Preposition dan Collocation
Beberapa kesalahan tidak dapat diketahui hanya melalui logika.
Contohnya:
comply with
responsible for
interested in
capable of
Karena itu, exposure terhadap bahasa Inggris tetap penting.
Bagian 3 — 30 Soal Reading Comprehension
Reading Comprehension menguji kemampuan memahami informasi dalam teks.
Pada level advance, peserta tidak hanya ditanya:
“What does paragraph 1 say?”
Tetapi juga diminta memahami:
main idea;
supporting details;
inference;
author's purpose;
tone;
vocabulary in context;
reference;
relationship between paragraphs;
implied meaning;
logical conclusion.
Contoh Reading Extremely Advanced
Baca teks berikut.
Economic resilience is often misunderstood as the ability of an economy to avoid disruption altogether. In practice, however, resilient systems are not those that remain unchanged in the face of shocks, but those capable of absorbing disruption while preserving essential functions. This distinction matters because policies designed solely to prevent volatility may inadvertently suppress adaptation. A labor market that never experiences sectoral decline, for example, may appear stable, yet such stability can reflect regulatory rigidity rather than genuine resilience.
Moreover, resilience involves trade-offs. Redundancy, diversification, and spare capacity may improve an economy's ability to withstand shocks, but they can also reduce efficiency under normal conditions. Firms maintaining excess inventories or governments preserving fiscal buffers may seem inefficient during stable periods, yet those same features can become valuable during crises. The central policy challenge, therefore, is not to maximize either efficiency or resilience in isolation, but to determine an appropriate balance between the two.
Soal 1 — Main Idea
What is the central argument of the passage?
A. Economic resilience requires eliminating all forms of market volatility.
B. Efficient systems are generally more resilient than redundant systems.
C. Resilience depends on a system's capacity to absorb shocks while maintaining essential functions.
D. Regulatory rigidity is necessary to protect labor markets from decline.
E. Governments should always prioritize resilience over efficiency.
Jawaban: C
Pembahasan:
Paragraf pertama mendefinisikan resilience sebagai kemampuan menyerap gangguan sambil mempertahankan fungsi penting.
Paragraf kedua kemudian menjelaskan trade-off antara resilience dan efficiency.
Pilihan C paling mewakili inti keseluruhan bacaan.
Soal 2 — Function of Example
The author mentions sectoral decline primarily to illustrate that...
A. unemployment is an inevitable consequence of reform.
B. apparent stability may conceal an inability to adapt.
C. labor markets should always be protected from structural change.
D. regulation necessarily reduces economic resilience.
E. volatility is preferable to economic stability.
Jawaban: B
Contoh tersebut menunjukkan bahwa sistem yang terlihat stabil belum tentu benar-benar resilient.
Stabilitas dapat muncul karena sistem terlalu rigid untuk beradaptasi.
Soal 3 — Inference
Which of the following can be inferred from the passage?
A. Spare capacity is always economically inefficient.
B. A perfectly stable economy must necessarily be resilient.
C. Some forms of inefficiency may provide strategic value during crises.
D. Diversification reduces resilience by increasing complexity.
E. Fiscal buffers are unnecessary in developed economies.
Jawaban: C
Paragraf kedua menjelaskan bahwa redundancy, excess inventory, dan fiscal buffers mungkin terlihat tidak efisien pada kondisi normal, tetapi dapat memberikan manfaat ketika krisis terjadi.
Soal 4 — Vocabulary in Context
The word “inadvertently” is closest in meaning to...
A. deliberately
B. unintentionally
C. gradually
D. strategically
E. temporarily
Jawaban: B
Inadvertently berarti tidak sengaja atau unintentionally.
Soal 5 — Author's Position
The author would most likely agree with which statement?
A. Efficiency and resilience are mutually exclusive.
B. The best economic policy eliminates all redundancy.
C. Economic systems should be evaluated only under normal conditions.
D. Policy design should consider both ordinary performance and crisis adaptability.
E. Market volatility always indicates institutional failure.
Jawaban: D
Kalimat terakhir menyatakan bahwa tantangan kebijakan bukan memaksimalkan efficiency atau resilience secara terpisah, tetapi menemukan keseimbangan keduanya.
Jenis Soal Reading yang Perlu Dikuasai
Main Idea
Pertanyaan seperti:
What is the passage mainly about?
Jawaban main idea harus mewakili keseluruhan teks.
Jangan memilih opsi hanya karena kalimatnya muncul di paragraf pertama.
Detail Information
Biasanya berbentuk:
According to the passage...
Gunakan teknik:
keyword → scanning → baca konteks → konfirmasi jawaban
Tidak perlu membaca seluruh teks berulang kali.
Inference
Pertanyaan seperti:
It can be inferred that...
atau:
The passage suggests that...
Jawab berdasarkan informasi yang tersedia.
Jangan menggunakan opini pribadi atau pengetahuan di luar bacaan.
Vocabulary in Context
Kata yang sama dapat memiliki arti berbeda tergantung konteks.
Karena itu jangan hanya mengandalkan arti pertama yang kamu hafal.
Perhatikan:
kalimat;
tone;
topik;
hubungan dengan kalimat sekitar.
Reference
Pertanyaan reference menguji kata seperti:
it, they, those, which, this, these
Cari antecedent yang sesuai secara grammar dan makna.
Author's Purpose
Pertanyaannya dapat berbentuk:
The author's primary purpose is to...
Pilihan dapat berupa:
explain;
compare;
criticize;
describe;
argue;
evaluate.
Perhatikan struktur keseluruhan teks.
Mengapa Format 100 Soal Lebih Menantang?
Mengerjakan lima soal Grammar ketika santai sangat berbeda dari mengerjakan 100 soal dalam satu sesi.
Setelah puluhan soal, peserta dapat mulai:
kehilangan fokus;
salah membaca;
melewatkan kata penting;
terlalu lama pada satu soal;
memilih jawaban terburu-buru.
Karena itu, tes panjang mengukur bukan hanya pengetahuan, tetapi juga konsistensi performa.
Misalnya seseorang mampu menjawab:
10 soal pertama → 90% benar
tetapi pada 30 soal berikutnya:
akurasi turun menjadi 65%.
Masalahnya mungkin bukan hanya grammar.
Bisa jadi:
konsentrasi;
stamina;
kecepatan membaca;
strategi pengerjaan.
Grammar, Error Recognition, atau Reading: Mana yang Harus Diprioritaskan?
Tidak ada satu bagian yang selalu lebih penting.
Gunakan hasil tes.
Misalnya:
Grammar & Structure:
Error Recognition:
Reading:
Total:
Sekilas nilainya cukup tinggi.
Namun data yang lebih penting adalah:
Error Recognition merupakan kelemahan utama.
Kemudian pecah lagi.
Contoh:
Subject–Verb Agreement → 2 salah
Preposition → 4 salah
Parallelism → 3 salah
Reduced Clause → 2 salah
Word Form → 4 salah
Sekarang proses belajarnya menjadi jauh lebih terarah.
Jangan Hanya Menghafal Grammar
Menghafal:
Present Perfect = have/has + V3
belum tentu membuatmu mampu menjawab soal sulit.
Soal dapat dirancang agar beberapa pilihan memenuhi pola grammar secara sekilas.
Yang membedakan adalah:
konteks;
time relationship;
clause structure;
meaning.
Gunakan pola belajar:
Konsep → Contoh → Soal → Pembahasan → Variasi Soal
Bukan:
Rumus → Hafal → Selesai
Cara Mengerjakan Tes Bahasa Inggris Lebih Efektif
Grammar & Structure
Cari terlebih dahulu:
Subject → Main Verb → Clause → Connector
Jangan langsung terpaku pada opsi.
Error Recognition
Periksa dalam urutan:
Agreement → Tense → Word Form → Clause → Parallelism → Preposition
Ini membantu mengurangi pemeriksaan acak.
Reading
Gunakan dua teknik utama.
Skimming
Membaca cepat untuk memahami:
topik;
tujuan;
struktur bacaan.
Scanning
Mencari informasi spesifik berdasarkan keyword.
Tidak semua pertanyaan membutuhkan pembacaan ulang seluruh passage.
Kesalahan yang Sering Membuat Skor Turun
1. Mengandalkan Feeling
“Kalimat ini terdengar benar.”
Itu belum cukup.
Pada soal advance, semua opsi dapat dibuat terdengar natural.
2. Menerjemahkan Semua Kata
Terutama pada reading.
Tujuannya adalah memahami makna, bukan membuat terjemahan lengkap.
3. Terlalu Lama pada Satu Soal
Satu soal grammar yang sulit tidak seharusnya menghabiskan waktu beberapa soal lain.
4. Mengabaikan Pembahasan
Jawaban:
B
tidak banyak membantu.
Yang penting adalah mengetahui:
Mengapa B benar dan mengapa opsi lain salah?
5. Hanya Latihan Materi Favorit
Jika Grammar sudah bagus tetapi Error Recognition lemah, jangan terus mengulang Grammar hanya karena lebih nyaman.
Latihan harus diarahkan pada kelemahan.
Pola Belajar 7 Hari
Hari 1 — Baseline Test
Kerjakan tes untuk mengetahui kemampuan awal.
Hari 2 — Grammar & Structure
Analisis kesalahan pada:
tenses;
agreement;
clauses;
inversion;
conditional.
Hari 3 — Advanced Structure
Fokus:
reduced clause;
parallelism;
subjunctive;
inversion;
causative.
Hari 4 — Error Recognition
Kelompokkan kesalahan berdasarkan aturan.
Hari 5 — Reading
Latihan:
main idea;
inference;
vocabulary;
reference.
Hari 6 — Mixed Practice
Gabungkan ketiga bagian.
Hari 7 — Tes Ulang
Bandingkan dengan baseline.
Tes Bahasa Inggris Ini Cocok untuk Apa?
Latihan Grammar, Error Recognition, dan Reading dapat membantu meningkatkan kemampuan yang digunakan dalam berbagai konteks, seperti:
seleksi perguruan tinggi;
pascasarjana;
beasiswa;
rekrutmen kerja;
seleksi BUMN;
instansi;
sekolah kedinasan;
assessment;
latihan bahasa Inggris akademik.
Namun format resmi masing-masing seleksi dapat berbeda.
Karena itu, selalu periksa ketentuan ujian yang menjadi tujuan.
Apakah Tes Ini TOEFL?
Tidak.
Tes Bahasa Inggris KelasUjianTryout merupakan latihan dan simulasi kemampuan bahasa Inggris, bukan tes TOEFL resmi atau sertifikat kemampuan bahasa.
KelasUjianTryout sendiri menjelaskan materi latihan Bahasa Inggrisnya mencakup Grammar, Structure, Error Recognition, dan Reading Comprehension.
Hasil tes sebaiknya digunakan untuk:
latihan;
evaluasi;
mengetahui kelemahan;
mengukur perkembangan.
Bukan sebagai pengganti skor resmi TOEFL, IELTS, atau sertifikasi bahasa lainnya.
Tes 100 Soal atau Quiz Singkat?
Keduanya memiliki fungsi berbeda.
Quiz
Cocok untuk:
latihan harian;
fokus satu materi;
memperbaiki kelemahan;
sesi belajar singkat.
Tes 100 Soal
Cocok untuk:
simulasi penuh;
mengukur kemampuan keseluruhan;
melatih stamina