Soal TIU dalam SKD CPNS tidak selalu sulit karena perhitungannya panjang. Beberapa soal justru menjebak karena peserta harus menemukan hubungan angka yang tidak langsung terlihat, menentukan pola yang tepat, atau menilai apakah informasi yang tersedia benar-benar cukup untuk menghasilkan satu jawaban pasti.
Artikel ini berisi 30 soal pilihan yang diambil dari tiga jenis latihan, yaitu Hitung Cepat Kesetaraan Bilangan, Deret Angka Model Tabel, dan Kecukupan Data. Ketiga materi sumber masing-masing dilengkapi soal, kunci jawaban, dan pembahasan.
Artikel dibagi menjadi dua sesi. Kerjakan seluruh soal pada Sesi I terlebih dahulu.
Setelah selesai, cocokkan jawaban dan pelajari pembahasannya pada Sesi II.
SESI β LATIHAN SOAL
A. Hitung Cepat Kesetaraan Bilangan
Pada jenis soal ini, pilih perkalian yang mempunyai nilai sama. Usahakan tidak langsung melakukan perkalian bersusun. Cari perubahan faktor yang membuat perhitungan menjadi lebih sederhana.
1. Manakah pasangan yang mempunyai hasil identik?
A. 1625 Γ 576 = 2400 Γ 385
B. 1625 Γ 576 = 2600 Γ 355
C. 1625 Γ 576 = 2880 Γ 325
D. 1625 Γ 576 = 3120 Γ 295
E. 1625 Γ 576 = 3600 Γ 255
2. Bentuk yang tepat untuk menggantikan 4375 Γ 192 adalah ....
A. 4800 Γ 170
B. 5250 Γ 160
C. 5600 Γ 145
D. 6000 Γ 145
E. 7000 Γ 125
3. Nilai 1875 Γ 448 sama dengan ....
A. 2240 Γ 375
B. 2400 Γ 345
C. 2800 Γ 295
D. 3200 Γ 260
E. 3360 Γ 245
4. Diketahui P = 1875 Γ 768. Manakah bentuk yang mempunyai nilai tepat sama dengan P?
A. 2250 Γ 630
B. 2400 Γ 595
C. 2880 Γ 500
D. 3000 Γ 475
E. 3600 Γ 390
5. Tanpa perkalian bersusun, tentukan kesetaraan yang benar.
A. 3125 Γ 288 = 3600 Γ 250
B. 3125 Γ 288 = 4000 Γ 220
C. 3125 Γ 288 = 4500 Γ 195
D. 3125 Γ 288 = 4800 Γ 190
E. 3125 Γ 288 = 5000 Γ 175
6. Manakah kesetaraan berikut yang benar?
A. 875 Γ 432 = 1260 Γ 295
B. 875 Γ 432 = 1350 Γ 275
C. 875 Γ 432 = 1512 Γ 250
D. 875 Γ 432 = 1680 Γ 220
E. 875 Γ 432 = 1890 Γ 195
7. Nilai 2625 Γ 384 dapat dinyatakan dengan perkalian ekuivalen ....
A. 3150 Γ 315
B. 3360 Γ 295
C. 3840 Γ 260
D. 4200 Γ 240
E. 5040 Γ 195
8. Jika P = 672 Γ 875, maka P juga dapat ditulis sebagai ....
A. 840 Γ 695
B. 980 Γ 595
C. 1050 Γ 555
D. 1120 Γ 525
E. 1176 Γ 495
9. Diketahui X = 3750 Γ 224. Manakah yang nilainya sama dengan X?
A. 4200 Γ 195
B. 4480 Γ 185
C. 5250 Γ 160
D. 5600 Γ 145
E. 6000 Γ 135
10. Pasangan yang memiliki hasil sama adalah ....
A. 1575 Γ 320 = 1800 Γ 275
B. 1575 Γ 320 = 2016 Γ 250
C. 1575 Γ 320 = 2100 Γ 245
D. 1575 Γ 320 = 2520 Γ 195
E. 1575 Γ 320 = 3150 Γ 155
B. Deret Angka Model Tabel
Pada bagian ini, jangan langsung berasumsi bahwa semua pola berasal dari selisih. Hubungan dapat berupa operasi antarkolom, kuadrat, kubik, bilangan prima, maupun kombinasi beberapa operasi.
11. Lengkapi nilai yang kosong.
12. Lengkapi nilai yang kosong.
13. Lengkapi deret berikut.
14. Lengkapi nilai yang kosong.
15. Lengkapi nilai yang kosong.
16. Lengkapi nilai yang kosong.
17. Lengkapi nilai yang kosong.
18. Lengkapi nilai yang kosong.
19. Lengkapi nilai yang kosong.
20. Lengkapi nilai yang kosong.
C. Kecukupan Data
Untuk soal nomor 21β30 gunakan ketentuan jawaban berikut.
A. Pernyataan (1) saja cukup, tetapi pernyataan (2) saja tidak cukup.
B. Pernyataan (2) saja cukup, tetapi pernyataan (1) saja tidak cukup.
C. Kedua pernyataan bersama-sama cukup, tetapi masing-masing pernyataan saja tidak cukup.
D. Masing-masing pernyataan (1) maupun (2) saja sudah cukup.
E. Kedua pernyataan, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama, tidak cukup.
21. Berapakah nilai real x?
(1) xΒ² β 6x + 8 = 0
(2) Jarak x terhadap 5 lebih kecil daripada jarak x terhadap 1.
22. Diketahui x dan y bilangan real serta x β y. Berapakah nilai x?
(1) x + y = 10
(2) xΒ² + yΒ² = 58
23. Berapakah nilai bilangan bulat x?
(1) xΒ² β 10x + 21 = 0
(2) x dan x + 2 keduanya merupakan bilangan prima.
24. Diketahui n bilangan bulat positif kurang dari 100. Berapakah nilai n?
(1) Jika n dibagi 7, sisanya 2.
(2) Jika n dibagi 9, sisanya 5.
25. Berapakah nilai bilangan bulat positif n?
(1) FPB dari n dan 18 adalah 6.
(2) KPK dari n dan 18 adalah 36.
26. Diketahui x > y. Berapakah nilai x β y?
(1) x + y = 14
(2) xy = 48
27. Berapakah luas sebuah persegi panjang?
(1) Keliling persegi panjang adalah 40 cm.
(2) Panjang diagonal persegi panjang adalah β208 cm.
28. Diketahui x < y, dengan x dan y bilangan bulat positif. Berapakah x + y?
(1) FPB dari x dan y adalah 6.
(2) KPK dari x dan y adalah 72.
29. Berapakah nilai bilangan bulat positif n?
(1) n! mempunyai tepat tiga angka nol di bagian akhir.
(2) 15 β€ n β€ 19.
30. Berapakah nilai x + y, dengan x dan y bilangan real?
(1) xΒ² + yΒ² = 25
(2) xy = 12
DAPATKAN BAHAN BELAJAR GRATIS KAMU [DISINI]
SESI β KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN
A. Hitung Cepat Kesetaraan Bilangan
1. Jawaban: C
1625 Γ 576 = 936.000
Pilihan C:
2880 Γ 325
= 2880 Γ (300 + 25)
= 864.000 + 72.000
= 936.000
Jadi kedua perkalian mempunyai hasil identik.
2. Jawaban: B
4375 Γ 192 = 840.000
5250 Γ 160 = 840.000
Jadi jawabannya B.
3. Jawaban: A
1875 Γ 448 = 840.000
2240 Γ 375 = 840.000
Jadi jawabannya A.
4. Jawaban: C
1875 Γ 768 = 1.440.000
2880 Γ 500 = 1.440.000
Jadi jawabannya C.
5. Jawaban: A
3125 Γ 288 = 900.000
3600 Γ 250 = 900.000
Jadi jawabannya A.
6. Jawaban: C
875 Γ 432 = 378.000
1512 Γ 250 = 378.000
Jadi jawabannya C.
7. Jawaban: D
2625 Γ 384 = 1.008.000
4200 Γ 240 = 1.008.000
Jadi jawabannya D.
8. Jawaban: D
672 Γ 875 = 588.000
1120 Γ 525 = 588.000
Jadi jawabannya D.
9. Jawaban: C
3750 Γ 224 = 840.000
5250 Γ 160 = 840.000
Jadi jawabannya C.
10. Jawaban: B
1575 Γ 320 = 504.000
2016 Γ 250 = 504.000
Jadi jawabannya B.
B. Deret Angka Model Tabel
11. Jawaban: C β 169
Pola:
Baris III = (Baris I Γ Baris II) + nomor kolom
Kolom 1:
2 Γ 3 + 1 = 7
Kolom 2:
4 Γ 6 + 2 = 26
Kolom 3:
7 Γ 10 + 3 = 73
Kolom 4:
11 Γ 15 + 4
= 165 + 4
= 169
Jadi jawabannya C.
12. Jawaban: D β 217
Pola:
Hasil = AΒ² + AB + BΒ²
Untuk A = 8 dan B = 9:
8Β² + (8 Γ 9) + 9Β²
= 64 + 72 + 81
= 217
Jadi jawabannya D.
13. Jawaban: C β 353
Polanya menggunakan operasi bergantian:
5 Γ 2 + 1 = 11
11 Γ 2 β 1 = 21
21 Γ 2 + 3 = 45
45 Γ 2 β 3 = 87
87 Γ 2 + 5 = 179
Operasi berikutnya:
179 Γ 2 β 5
= 358 β 5
= 353
Jadi jawabannya C.
14. Jawaban: C β 476
Untuk bilangan dua digit ab berlaku:
Hasil = aΒ³ β bΒ²
Cek pola:
53 β 5Β³ β 3Β² = 125 β 9 = 116
64 β 6Β³ β 4Β² = 216 β 16 = 200
Untuk 86:
8Β³ β 6Β²
= 512 β 36
= 476
Jadi jawabannya C.
15. Jawaban: D β 58
Pola:
Baris IV = Baris I + 2(Baris II) β Baris III
Untuk kolom keempat:
31 + 2(20) β 13
= 31 + 40 β 13
= 58
Jadi jawabannya D.
16. Jawaban: D β 151
Pola:
Hasil = AB + CΒ²
Baris terakhir:
5 Γ 6 + 11Β²
= 30 + 121
= 151
Jadi jawabannya D.
17. Jawaban: C β 385
Pola:
Hasil = AΒ² + BΒ³
Baris terakhir:
13Β² + 6Β³
= 169 + 216
= 385
Jadi jawabannya C.
18. Jawaban: D β 61
Pola:
Hasil = AΒ² + BΒ² β AB
Untuk A = 9 dan B = 4:
9Β² + 4Β² β (9 Γ 4)
= 81 + 16 β 36
= 61
Jadi jawabannya D.
19. Jawaban: C β 116
Misalkan p adalah bilangan prima ke-n.
Pola:
Hasil = pΒ² β n
Untuk n = 5, bilangan prima ke-5 adalah 11.
11Β² β 5
= 121 β 5
= 116
Jadi jawabannya C.
20. Jawaban: C β 88
Pola:
Baris IV = (Baris I Γ Baris II) + (Baris III)Β²
Kolom keempat:
9 Γ 8 + 4Β²
= 72 + 16
= 88
Jadi jawabannya C.
C. Kecukupan Data
21. Jawaban: C
Pernyataan (1):
xΒ² β 6x + 8 = 0
(x β 2)(x β 4) = 0
Maka:
x = 2 atau 4.
Pernyataan (1) sendiri belum cukup.
Pernyataan (2) menyatakan bahwa jarak x terhadap 5 lebih kecil daripada jarak x terhadap 1.
Titik tengah antara 1 dan 5 adalah 3, sehingga:
x > 3.
Pernyataan (2) sendiri juga belum menentukan satu nilai x.
Jika digabungkan:
x = 2 atau 4
dan:
x > 3
Maka:
x = 4.
Jadi jawabannya C.
22. Jawaban: E
Diketahui:
x + y = 10
xΒ² + yΒ² = 58
Gunakan:
(x + y)Β² = xΒ² + yΒ² + 2xy
100 = 58 + 2xy
42 = 2xy
xy = 21.
Maka x dan y merupakan akar:
tΒ² β 10t + 21 = 0
(t β 3)(t β 7) = 0.
Nilainya adalah 3 dan 7.
Namun terdapat dua kemungkinan:
x = 3 dan y = 7
atau:
x = 7 dan y = 3.
Karena yang ditanyakan nilai x, jawabannya belum tunggal.
Jadi jawabannya E.
23. Jawaban: C
Pernyataan (1):
xΒ² β 10x + 21 = 0
(x β 3)(x β 7) = 0
Maka:
x = 3 atau 7.
Pernyataan (1) belum cukup.
Dari pernyataan (2), x dan x + 2 harus sama-sama merupakan bilangan prima.
Jika x = 3:
x + 2 = 5
3 dan 5 merupakan bilangan prima.
Jika x = 7:
x + 2 = 9
9 bukan bilangan prima.
Maka:
x = 3.
Jadi jawabannya C.
24. Jawaban: E
Diketahui:
n β‘ 2 (mod 7)
dan:
n β‘ 5 (mod 9).
Untuk n kurang dari 100 terdapat lebih dari satu nilai yang memenuhi kedua kondisi tersebut:
n = 23
dan:
n = 86.
Karena terdapat dua kemungkinan, bahkan kedua pernyataan bersama-sama belum menentukan satu nilai n.
Jadi jawabannya E.
25. Jawaban: C
Gunakan hubungan:
FPB Γ KPK = hasil kali kedua bilangan.
Diketahui:
FPB(n,18) = 6
KPK(n,18) = 36
Maka:
6 Γ 36 = n Γ 18
216 = 18n
n = 12.
Masing-masing pernyataan sendiri belum cukup, tetapi jika digabungkan nilai n dapat ditentukan.
Jadi jawabannya C.
26. Jawaban: C
Diketahui:
x + y = 14
xy = 48.
Bentuk persamaan:
tΒ² β 14t + 48 = 0
(t β 6)(t β 8) = 0.
Maka x dan y bernilai 6 dan 8.
Karena diketahui x > y:
x = 8
y = 6
Sehingga:
x β y = 2.
Jadi jawabannya C.
27. Jawaban: C
Misalkan panjang = p dan lebar = l.
Dari pernyataan (1):
2(p + l) = 40
p + l = 20.
Informasi ini sendiri belum menentukan luas.
Dari pernyataan (2):
pΒ² + lΒ² = 208.
Informasi ini sendiri juga belum menentukan luas.
Jika digabungkan:
(p + l)Β² = pΒ² + lΒ² + 2pl
20Β² = 208 + 2pl
400 = 208 + 2pl
192 = 2pl
pl = 96.
Jadi luas persegi panjang adalah 96 cmΒ².
Jawabannya C.
28. Jawaban: E
Diketahui:
FPB(x,y) = 6
KPK(x,y) = 72.
Sekilas kedua informasi terlihat cukup. Namun terdapat lebih dari satu pasangan yang memenuhi.
Contoh pertama:
x = 6
y = 72
FPB = 6
KPK = 72
x + y = 78.
Contoh kedua:
x = 18
y = 24
FPB = 6
KPK = 72
x + y = 42.
Karena nilai x + y tidak tunggal, kedua pernyataan bersama-sama masih belum cukup.
Jadi jawabannya E.
29. Jawaban: E
Jumlah angka nol di bagian akhir n! ditentukan oleh banyaknya faktor 5.
Untuk:
n = 15, 16, 17, 18, atau 19
semuanya menghasilkan tepat tiga faktor 5 yang menentukan tiga angka nol di bagian akhir faktorialnya.
Jadi:
15!, 16!, 17!, 18!, dan 19!
semuanya mempunyai tepat tiga angka nol di bagian akhir.
Pernyataan (2) juga hanya membatasi:
15 β€ n β€ 19.
Setelah kedua pernyataan digabungkan, masih terdapat lima kemungkinan nilai n.
Jadi jawabannya E.
30. Jawaban: E
Diketahui:
xΒ² + yΒ² = 25
xy = 12.
Gunakan:
(x + y)Β² = xΒ² + yΒ² + 2xy
Maka:
(x + y)Β²
= 25 + 24
= 49.
Sehingga:
x + y = 7
atau:
x + y = β7.
Karena x dan y hanya dinyatakan sebagai bilangan real dan tidak dinyatakan positif, kedua kemungkinan tetap berlaku.
Nilai x + y tidak tunggal.
Jadi jawabannya E.
Kunci Jawaban Singkat
Nomor 1β10
C
B
A
C
A
C
D
D
C
B
Nomor 11β20
C β 169
D β 217
C β 353
C β 476
D β 58
D β 151
C β 385
D β 61
C β 116
C β 88
Nomor 21β30
C
E
C
E
C
C
C
E
E
E
π Bundling Per Materi SKD CPNS
BUNDLING LATIHAN PER MATERI SKD CPNS
β1 Paket Materi = 110 Soal + Pembahasanβ
Pilih materi yang ingin kamu kuasai, kerjakan soal secara bertahap, lalu pahami pola penyelesaiannya melalui pembahasan.
β TWK Per Materi
Nasionalisme, Integritas, Bela Negara, Pilar Negara, dan Bahasa Indonesia.β TIU Per Materi
Verbal, numerik, figural, hitung cepat, deret angka, logika, analitis, dan kecukupan data.β TKP Per Materi
Pelayanan Publik, Jejaring Kerja, Sosial Budaya, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Profesionalisme, dan Anti Radikalisme.β 110 Soal Setiap Paket
Disusun dari level mudah β menengah β sulit β tricky.β Pembahasan Lengkap
Dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan setiap paket.BISA DIBELI TERPISAH
ATAU
INCLUDE DALAM ROOM PREMIUM SKD CPNS
[ BUKA BUNDLING PER MATERI SKD CPNS ]
βPilih materi yang masih lemah, tuntaskan 110 soal, lalu lanjutkan ke materi berikutnya.β
Latihan TIU CPNS Lebih Banyak
Setelah menyelesaikan 30 soal di atas, lanjutkan latihan menggunakan variasi soal yang berbeda agar tidak hanya menghafal pola.
Semakin banyak model soal yang dipahami, semakin cepat kamu mengenali struktur pertanyaan ketika menghadapi TIU dengan batas waktu.
Latihan lebih lengkap tersedia di kelasujiantryout.com, termasuk latihan TIU, TWK, TKP, simulasi CAT SKD CPNS, tryout, pembahasan, leaderboard, dan berbagai bahan belajar lainnya.